|
king_of_pen
|
 |
« Reply #270 on: 30 May, 2011, 10:21:03 PM » |
|
"maaf, Son... aku punya alergi kopi..." kau menolak. kau melihat Sony menghela napas, kemudian dia keliatan seperti berpikir sejenak. Kemudian dia menatapmu dengan tatapan yg berbeda, kali ini tatapannya nampak seperti orang yg kesal. "Baiklah... keliatannya kau memang tidak ingin bekerja sama, sobat!" sony mengeluarkan sepucuk pestol dari jasnya, "baiklah, kalau dengan cara halus kau tidak mau bekerja sama baiklah! kita lupakan saja soal agen rahasia itu! apa yg memangnya bisa dia lakukan kalau aku punya kau? asetku yg paling berharga?!" "Berdiri pelan2! jangan coba2 bertindak gegabah, teman!" kau berpikir sejenak.... siramkan kopi ini ke sony? hmmm... keliatannya terlalu beresiko, bagaimana kalau dia penembak yg cukup jitu? lagipula jarak sedekat ini rasanya ngga mungkin dia meleset.... baiklah... turuti saja keinginan orang gila ini. kau pun berdiri perlahan2 dari sofamu.
"Jalan ke pintu!" perintah Sony lagi, kau bergerak ke pintu sekali lagi dengan gerakan yg perlahan2, sambil kau berusaha berpikir memutar otak utk bisa keluar dari kondisi sulit ini.
"Buka pintunya!" kata Sony sambil tetap menodongkan pistolnya, kau membuka pintu itu pelan2. Kau terkejut ada 2 orang bertubuh besar di luar ruangan.
"hei, boss! ada apa ini?" tanya salah seorang penjaga yg ada di luar. Sony menyodok punggungmu dengan pestolnya memberi isyarat agar kau terus berjalan maju ke luar.
"Ada sedikit perubahan, anak-anak! kita lupakan saja soal pencarian agen rahasia itu!"
"ya lalu, Boss??" tanya si penjaga itu lagi.
"Kita skip rencana kita, setelah kupikir2 lebih baik kita kembalikan lagi memori dari Profeser Andi! Bawa dia masuk ke ruangan manipulasi memory"
"Baik boss!" kedua penjaga itu mengeluarkan pestol juga dari balik jas mereka.
Pikiranmu masih dipenuhi tanda tanya ketika kau dibawa masuk ke ruangan itu, ruangan itu mirip seperti laboratorium penelitian, ada sebuah kursi besi yg penuh dengan kabel2 dan benda2 elektronik lainnya. Cuci otak? mereka mau menghapus ingatanmu tentang tempat ini! Kau menerjang salah satu pengawal yg ada di sampingmu berusaha untuk kabur darinya, tapi sayang penjaga itu terlalu kuat bagimu, dia tidak jatuh malah menangkap lenganmu dan menodongkan pistolnya ke dahimu!
Tubuhmu lalu diangkat dengan mudahnya oleh kedua orang itu, bagaikan tidak berbobot saja! kau lalu dipaksa untuk duduk dikursi itu. kau melawan, meronta dan meninju2! tapi sia2 saja! kedua orang itu terlalu kuat! kau didudukan ke kursi itu lalu semacam alat pengunci di pegangan kursi dipasang pada tanganmu, begitu juga dengan kakimu! kini kau sepenuhnya terikat pada kursi itu! mereka memasang sesuatu alat dan beberapa kabel sensor pada kepala dan dahi serta tulang pipimu, kau panik tapi tidak bisa berbuat apa! kau hanya bisa berteriak2 dan menyumpah serapah. kau menatap sony yg kini menghampirimu dari depan!
"kau mau menghapus ingatanku agar aku tidak membocorkan tentang bisnis gilamu ini kan? huh! dasar licik!" kau meludah di depan sony, karena hanya itu yg bisa kau lakukan. Sony hanya tersenyum.
"menghapus ingatanmu, Prof? tentu tidak, aku malah akan mengembalikan semua memorymu yg berharga itu. dengan demikian kita bisa kembali bekerja... " jawab sony dengan tersenyum puas.
Kau tercengang, "apa maksudmu? siapa yg kau maksud profesor? apa yg kau mau dariku??"
"tak lama lagi kau akan tahu jawabannya, prof..." jawab Sony sambil menghampiri sebuah mesin di sampingnya. lalu ia menarik sebuah tuas yg ada di situ.
Kau terhentak di kursimu, rasanya seperti ada jutaan volt listrik menghantam kepalamu, kau merasa sangat pusing dan menderita. kau berteriak sekeras2nya! namun di tengah2 teriakkanmu itu kau masih bisa mendengar suara sony yg berseru penuh kemenangan, "selamat bekerja kembali, Prof!"
Sebulan setelah peristiwa itu, kau kembali bekerja di lab rahasia bawah tanah Rain Coat Corps. Sony sungguh cerdik, 2 bulan yg lalu dia sadar bahwa badan rahasia pemerintahan telah berhasil melacak keberadaan lab kalian yg lama. Karena itu Sony mengevakuasi semua asetnya ke lab baru ini, para ilmuan utama Rain Coat, memorynya dibackup di komputer induk lab, sedangkan mereka sendiri seperti dirimu memorynya dihapus dan diberi ingatan palsu dan diberi identitas palsu untuk hidup berbaur sebagai masyrakat biasa, dan jikapun mereka tertangkap oleh agen pemerintah mereka tidak akan bisa memberikan info apa2 tentang lab rahasia rain coat...
Dan kini, kau, Andi Suprapto sebagai peneliti utama di laboratorium ini akhirnya berhasil menemukan cara untuk bisa mengontrol sepenuhnya para zombie buatan kalian. Berkat jasamu, kalian berhasil mengeroyok mati Agen pemerintahan yg bernama Phil dengan zombie buatan yang kalian kendalikan dengan remote control dari komputer lab. Tidak hanya itu, kini satu kota ini telah kalian invasi dengan kekuatan pasukan zombie kalian.
Akhir, yg bagus kawan! kini dengan pilihan yg kau buat, Rain Coat Corp dibwah pimpinan MR. Sony Tulung telah maju selangkah lagi untuk menguasai dunia. Bukan dengan perang atau peluru tapi dengan virus zombie yang tak terbendung, maka seluruh dunia ini akan menjadi milik Mr. Sony Tulung!!! ................... ................. ............... ............ .......... ........ ...... ..... .... ... .. .
|